www.kemenagkotakediri.id-(Inmas) Kita sudah satu atap, satu komando dengan perbedaan tupoksi, kita tetap satu garis linier harus seirama dengan kementerian Agama. Saya percaya saudara sekalian sudah memahami tetang aturan dan cara main sebagai ASN Kementerian Agama. Laksanakan tugas dengan sebaik baiknya karena itu adalah amanah.

Hal itu disampaikan Moh Qoyim, S.Ag, M.Fil.I pada saat memberikan materi pada kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kemenag kota Kediri yang di selenggarakan Balai Diklat Keagamaan (BDK) di Aula Al Ikhlas Kemenag kota Kediri pada, Jum’at,(15/09/2023)

Secara kedinasan Qoyim juga menyampaikan misi dan visi Kemenag dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat secara maksimal dan terbaik. Ia berharap PPPK Kemenag kota Kediri menjadi pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan tupoksi masing-masing.

“Kita harus menyepakati komitmen yang kita bangun untuk mencapai tujuan Program dasar Kementerian Agama di tengah masyarakat” tegas Qoyim

Selanjutnya, dalam pemaparan materinya, Qoyim menyapikan 7 program prioritas kementerian agama yang harus di dukung sebagai PPPK di kemenag kota Kediri. Diantara 7 program prioritas Kementerian Agama yang disampaikan Qoyim adalah moderasi beragama. Qoyim menjelaskan, moderasi beragama adalah sikap yang harus dimiliki seorang PPPK di Kemenag kota Kediri yakni sikap moderat bagi pemeluk agama dalam menjalankan amalan keagamaannya. Ia menilai, Moderasi Indonesia dan Keindonesiaan sebagai pandangan dan orientasi tindakan untuk menempuh jalan tengah atau moderat merupakan keniscayaan bagi, kerukunan, kebersamaan dan kedamaian masa depan Indonesia.

“Yang moderat itu cara beragama, bukan agamanya. Sebab agama sudah pasti moderat,” tutur Qoyim

Sebelum mengakhiri pemaparan materinya, Qoyim berpesan kepada peserta, agar selalu menjadi teladan kerukunan, kebersamaan di tengah masyarakat tempat tinggalnya.

“Jangan sampai ada, guru madrasah di bawah naungan kemenag kota Kediri menjadi biang ketidak harmonis dan kekacauan yang menganggu ketentraman di lingkungan, apa lagi NKRI, karena anda akan berhadapan dengan negara” Tegas Qoyim (aly)

Share This :

By HUMAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *