www.kemenagkotakediri.id- (Inmas) – Senin,(11/09/2023) Kantor Kementerian Agama Kota Kediri (Kemenag) kota Kediri, melaksanakan apel pagi dalam giat Penghormatan bendera dan doa bersama, yang diikuti seluruh keluarga besar ASN Kemenag kota Kediri, di halaman Kemenenag kota Kediri jalan Mayor Bismo no 06 kota Kediri.

Bertindak sebagai pembina apel, kepala Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Pesantren, kota Kediri, M.K.A Purboyo, S.Pd.I

Sebagai moment koordinasi dan informasi bagi keluarga besar ASN Kemenag kota Kediri, Purboyo menyampaikan informasi terkait polemik dan permasalahan pernikahan, yang terjadi di tengah masyarakat kota kediri. Purboyo menyebutkan, tidak jarang masyarakat kurang memahami tentang legalitas administrasi pernikahan dan perceraian. Masih banyak pernikahan dan perceraian yang tidak tercatat secara administrasi negara, karena dinilai proses pernikahan dan percerarian tidak melalui proses secara saha menurut aturan negara.

“Di tempat kami, sering ada permintaan dari masyarakat yang status pernikahannya bermasalah (tidak tercatat) untuk disahkan menurut negara, ternyata setelah kami telusuri ternyata hasil nikah siri, dan kami tidak bisa melayani begitu saja” tutur Purboyo.

Untuk itu, Sebagai perwakilan Kemenag kota Kediri di lingkup wilayah kecamatan, Purboyo menjelaskan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan semua pihak yang terkait untuk mencari solusi terbaik untuk mempermudah masyarakat. Ia akan bekerja sama dan kolaborasi dengan Dukcapil, Pemkot dan Pengadilan Agama sebagai pihak yang terkait, untuk mencari solusi terbaik untuk memberikan solusi kepada masyarakat.

Selanjutnya, Purboyo juga menyampaikan informasi dari Pengadilan agama, terkait layanan Isbath Nikah. Isbath Nikah Purboyo menyebutkan bisa langsung di layani di Pengadilan Agama, tanpa harus ke KUA dulu. Purboyo menjelaskan, kebijakan tersebut hasil kordinasi dengan ketua Pengadilan Agama kota Kediri, yang proses akhirnya penerbitan buku nikah

“Ketua Pengadilan menginformasikan kepada kami, PA siap melayani isbath nikah, karena memang itu ranahnya wewenang Pengadilan Agama. Untuk finishnya, KUA yang akan menerbitkan buku nikah dengan dasar hasil keputusan di pengadilan agama” Tegas Purboyo.

Sementara itu, seperti biasa selesai pepaksanaan apel pagi, seluruh peserta apel mengikuti pambacaan asmaul husna secara bersama-sama sebagai siraman rohani bagi ASN kemenag kota Kediri. (Aly)

Share This :

By HUMAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *