www.kemenagkotakediri.id-Menjelang pemilu tahun 2024 mendatang, ASN kemenag harus netral tidak boleh teprofokasi dan terkota-kotak oleh salah satu calon.

Hal ini di sampaikan kepala Penyelenggara syariah Kantor Kementerian Agama kota Kediri Abdus Shomad menyambut tahun politik tahun depan, pada saat menjadi pembina pada giat apel Senin pagi, Senin, (21/08) di halaman kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri.

Disampaikan Shomad, Netralitas ASN Kemenag kota Kediri sangat di tekankan, agar tidak menimbulkan permasalahan yang berdampak pada pelaksanaan pemilu mendatang. Ia menambahkan ASN Kemenag harus melaksanakan intruksi dan arahan pemerintah terkait pelaksanaan pemilu, bahwa ASN harus netral.

“Sebagai ASN, kita harus menjaga netralitas sebagai abdi negara, agar tidak menimbulkan gejolak dan permasalahan dalam pemilu. ASN harus netral jangan terprofokasi dan terkotak-kota oleh salah satu calon. Kita patuhi arahan pemerintah” ujar Shomad

Shomad menambahkan, sebagai ASN di Kemenag adalah bagian dari perjuangan bangsa dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, baik di tingkat pusat dan daerah. Shomad juga mengajak seluruh ASN Kemenag kota Kediri untuk mendukukng kelancaran pelaksanaan Pemilu mendatang.

Terkait peringatan hari ulang tahun republik Indonesia ke 78 yang di lakasnakan bebrapa hari lalu, Abdus Shomad mengajak seluruh ASN Kemenag kota Kediri, untuk tetap semangat meneruskan perjuangan kemerdekaan para pahlawan sesuai dengan profesi sebagai ASN. Shomad menyapaikan, perjungan para pahlawan belum usai. Menurutnya, masih banyak yang perlu di perjuangkan dalam meuwujudkan kerukunan dan kemajuan bangsa Indonesia.

“Apapun profesi kita, jadilah yang baik. jadi ASN, ASN yang baik. jadi TNI, jadi TNI yang baik. Jadi Petani, jadilah petani yang baik. Jadi apapun, jika diniati dengan niat yang baik dan ikhlas demi kerukunan bangsa, maka insaalaah Indonesia akan aman,rukun dana damai” tegas Shomad

Shomad juga menambahkan, terkait kerukunan umat dalam beragama dikota Kediri, adalah cermin kerukunan yang di harapakan para pejuang. Sudah sepatutnya dilestarikan, mengingat kerukunan umat beragama merupakan program unggulan kementerian Agama republik Indonesia, yakni moderasi beragama.

Diakhir giat apel, seluruh ASN kementerian Agama kota Kediri meggelar pembacaan Ama’ul Husna secara bersama-sama, yang dipandu petugas apel. (Aly)

Share This :

By HUMAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *