www.kemenagkotakediri.id-Dengan ditandai penyerahan trophy juara umum, kota Kediri menjadi juara umum pada Musabaqoh Qiroatul Kutub( MQK) tingkat provinsi Jawa Timur tahun 2023, yang diselnggarakan di PP Amantul Ummah Pacet Mojokerto beberapa waktu yang lalu.

Trophy di serahkan langsung oleh kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Dr. Husnul Maram, M.Hi kepada Kepala Kementerian Agama kota Kediri Moh Qoyyim,S.Ag,M.Fil.I yang didampingi Kasi PD Pontren Ahmad Rofiuddin Faruq, M.Pd.I Kemenag kota Kediri di aula Al Ihlas Kanwil Kemenag Jatim, Senin,(12/06) malam.

Trophy diberikan, atas prestasi para kafilah yang mewakili kota kediri, dalam menjuarai di beberpaa bidang yang di lombakan dalam perlombaan membaca kitab kuning, yang diikuti kafilah perwakilan seluruh kemenag kabupaten dan kota se Jawa Timur. Dalam kegiatan tersebut, juuga di sampikan juara Umum tahun 2023 tahun di arih oleh Kafilah dari Kota Kediri, dengan perolehan medali 16 Emas 14 Perak dan 3 perunggu 33 , juara Umum dua di Kab Gresik, medali 8 Emas 14 perak 21 perunggu, dan Juara Umum Kab Jember medali 5 emas, 16 Perak 24 Perunggu.

Husnul Maram dalam sambutanya, menyampaikan terima kasi dan apresiasi, atas prestasi dan partisipasi pondok pesantren di Jawa Timur, yang membimbing dan mendidik para santri juga kepada kepala Kemenag kabupaten kota se Jawa Timur dan kasi PD Pontren atas suport untuk pelaksanakan kegiatan ini.

Sebagai apresiasi kepada juara MQK tahun 2023 kali ini, Maram menjelaskan, selain trophy dan piagam, kepada seluruh juara akan diberikan uang pembinaan secara tunai. Ia juga mengaskan, bahwa ia akan berjuang untuk melakukan koodinasi dengan gubernur Jawa Timur, untuk juga memberikan apresisai kepada para Juara 1, juara 2 dan juara 3, MQK,

“Insyaallah, kami juga akan berjuang, agar anak-anak yang menjadi juara 1 juara 2 dan 3. mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari ibu gubernur:” Jelasnya. Untuk itu Ia berharap, untuk MQK tingkat nasional yang akan di adakan di Lamongan, Jawa Timur Menjadi Juara Umum.

Selain itu, As’adul Anam Kepala bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jawa Timur menambahkan, even MQK tahun ini luar biasa, dibanding MQK tahun tahun sebelumnya. Ia mengatakan provinsi jawa Timur merupaka provinsi yang jumlah peserta terbanyak s Indonesia yang ikut bagian dalam kegiatan ini termasuk kafilah kota Kediri, yang pada akhirnya menjadi Juara umum MQK tahun 2023.

” Untuk tahun ini, MQK provinsi Jawa Timur tercatat sebagai provinsi di Indonesia, yang mampu melibatkan jumlah peserta terbanyak yakni 1165 peserta yang terbagi dalam kategori dan bebrapa bidak yang di lombakan” jelasnya. Ia berharap Even ini juga sebagai even penghasil kader ulama sekaligus menjaga mutu kualitas santri dan pendidikan pesantren khusunya di Jawa Timur.

Dalam kesempatan yang sama, Sekertaris wilayah Nahdotul Ulama PW NU Dr. KH. Hasan Ubaidillah juga mengapresiasi pelaksanaan MQK tahun ini. Ia mengatakan, sudah saatnya pondok pesantren memunculkan para santri-santri yang berkualitas melalui MQK, sehingga menurut Hasan, pondok pesantren menjadi sumber pencetak ulama yang handal dan berkualitas di masa yang akan datang, yang akan meneruskan perjuangan dan peran para kyai sepuh. Hasan mengatakan, pembinaan para kader ulama melalui MQK harus terus mengalami peningkatan, sehingga akan menjadi motivasi bagi pondok pesantren yang belum berprestasi untuk berlomba dalam kebaikan yang akan membawa hasil yang membanggakan untuk Jawa Timur.
Hasan berharap, MQK tingkat Nasional yang akan di laksanakan di PP Sunan Drajat, prorvinsi Jawa Timur menjadi juara umum.(aly)

Share This :

By HUMAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *